Peraturan

TATA TERTIB

  • Setiap Dokter muda yang mengikuti kepaniteraan diwajibkan mengenakan baju tugas berupa jas lengan panjang warna putih dalam keadaan bersih dilengkapi dengan tanda pengenal, rapi, wajah kelihatan jelas, sepatu resmi, kuku pendek dan bersih, pakaian sopan, berjilbab bagi wanita serta tidak berambut panjang bagi pria pada saat melapor atau pada saat tugas pagi, jaga siang ataupun malam.
  • Dokter muda wajib menghadiri seluruh jadwal yang telah ditentukan, kecuali sakit atau musibah lain dengan menyertakan surat keterangan yang disampaikan kepada koordinator kepaniteraan klinik di lingkup Rumah Sakit atau Puskesmas terkait.
  • Seluruh ketidakhadiran akan dikenai sanksi sesuai ketentuan
  • Keterlambatan lebih dari 30 menit dari waktu yang ditetapkan dianggap tidak hadir dan dikenakan sanksi sesuai ketentuan alpa.
  • Dokter muda yang tidak dapat mengikuti seluruh kepaniteraan dalam satu bagian  ditetapkan harus segera melapor kepada koordinator kepaniteraan klinik di lingkup fakultas untuk segera dibatalkan kepaniteraannya dan membuat surat permohonan izin ke Dekan. Akibat yang ditimbulkan oleh pembatalan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab dokter muda tersebut karena nama dokter muda sudah tercantum dalam surat edaran dekan .
  • Dokter muda yang melanggar Janji Dokter Muda akan dikenai sanksi sesuai ketentuan.
  • Semua dokter muda tidak dibenarkan merokok/menggunakan narkoba selama bertugas di rumah sakit dan wajib menjaga kebersihan tempat pendidikan .
  • Setiap dokter muda wajib memperlakukan pasien secara sopan, profesional dan menganggap pasien sebagai sumber ilmu yang patut dihargai dan dihormati.
  • Dokter muda wajib menjaga nama baik fakultas dan instansi terkait.
  • Selama mengikuti kegiatan kepaniteraan klinik, dokter muda  dilarang meninggalkan tempat kegiatan di ruangan poli/bangsal/UGD/VK/OK atau lokasi jaga  tanpa ijin tertulis maupun lisan dari pembimbing klinik yang bertugas..
  • Dokter muda yang merusakkan atau menghilangkan alat inventaris rumah sakit atau fakultas diharuskan mengganti.
  • Bila tidak diketahui secara pasti yang merusakkkan alat tersebut, maka seluruh anggota kelompok harus bertanggung jawab dalam penggantiannya.
  • Pada awal kepaniteraan dilakukan pencatatan inventaris alat mini laboratorium dan peralatan kamar dokter muda.
  • Pada akhir masa kepaniteraan dilakukan serah terima inventaris antara kelompok lama dan kelompok baru.
  •  Dokter Muda tidak diperkenankan menggunakan dengan sengaja surat-surat resmi rumah sakit atau Puskesmas (seperti : resep obat/ surat keterangan sakit/sehat, kwitansi, dll) untuk kepentingan apapun tanpa ijin dari kepala bagian/petugas terkait. Pelanggaran terhadap hal tersebut akan dikenai sanksi yang paling ringan tunda rotasi yang paling berat dikeluarkan dari kepaniteraan klinik berdasarkan Rapat Komite Etik RS dan bakordik RS serta FKK.

Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib ini dan bila dianggap perlu, maka akan ditambahkan dikemudian hari atau dituangkan dalam aturan lain.

  • Dokter muda wajib menghadiri seluruh jadwal yang telah ditentukan, kecuali sakit atau musibah lain dengan menyertakan surat keterangan yang disampaikan kepada koordinator kepaniteraan klinik di lingkup Rumah Sakit atau Puskesmas terkait.
  • Seluruh ketidakhadiran akan dikenai sanksi sesuai ketentuan
  • Keterlambatan lebih dari 30 menit dari waktu yang ditetapkan dianggap tidak hadir dan dikenakan sanksi sesuai ketentuan alpa.
  • Dokter muda yang tidak dapat mengikuti seluruh kepaniteraan dalam satu bagian  ditetapkan harus segera melapor kepada koordinator kepaniteraan klinik di lingkup fakultas untuk segera dibatalkan kepaniteraannya dan membuat surat permohonan izin ke Dekan. Akibat yang ditimbulkan oleh pembatalan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab dokter muda tersebut karena nama dokter muda sudah tercantum dalam surat edaran dekan .
  • Dokter muda yang melanggar Janji Dokter Muda akan dikenai sanksi sesuai ketentuan.
  • Semua dokter muda tidak dibenarkan merokok/menggunakan narkoba selama bertugas di rumah sakit dan wajib menjaga kebersihan tempat pendidikan .
  • Setiap dokter muda wajib memperlakukan pasien secara sopan, profesional dan menganggap pasien sebagai sumber ilmu yang patut dihargai dan dihormati.
  • Dokter muda wajib menjaga nama baik fakultas dan instansi terkait.
  • Selama mengikuti kegiatan kepaniteraan klinik, dokter muda  dilarang meninggalkan tempat kegiatan di ruangan poli/bangsal/UGD/VK/OK atau lokasi jaga  tanpa ijin tertulis maupun lisan dari pembimbing klinik yang bertugas.
  • Dokter muda yang merusakkan atau menghilangkan alat inventaris rumah sakit atau fakultas diharuskan mengganti.
  • Bila tidak diketahui secara pasti yang merusakkkan alat tersebut, maka seluruh anggota kelompok harus bertanggung jawab dalam penggantiannya.
  • Pada awal kepaniteraan dilakukan pencatatan inventaris alat mini laboratorium dan peralatan kamar dokter muda.
  • Pada akhir masa kepaniteraan dilakukan serah terima inventaris antara kelompok lama dan kelompok baru.
  • Dokter Muda tidak diperkenankan menggunakan dengan sengaja surat-surat resmi rumah sakit atau Puskesmas (seperti : resep obat/ surat keterangan sakit/sehat, kwitansi, dll) untuk kepentingan apapun tanpa ijin dari kepala bagian/petugas terkait. Pelanggaran terhadap hal tersebut akan dikenai sanksi yang paling ringan tunda rotasi yang paling berat dikeluarkan dari kepaniteraan klinik berdasarkan Rapat Komite Etik RS dan bakordik RS serta FKK.

Setiap Dokter muda yang mengikuti kepaniteraan diwajibkan mengenakan baju tugas berupa jas lengan panjang warna putih dalam keadaan bersih dilengkapi dengan tanda pengenal, rapi, wajah kelihatan jelas, sepatu resmi, kuku pendek dan bersih, pakaian sopan, berjilbab bagi wanita serta tidak berambut panjang bagi pria pada saat melapor atau pada saat tugas pagi, jaga siang ataupun malam.

Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib ini dan bila dianggap perlu, maka akan ditambahkan dikemudian hari atau dituangkan dalam aturan lain.


SANKSI AKADEMIK

  1. Bila Dokter muda sakit atau tertimpa musibah  maka Dokter muda harus menyertakan surat sakit dari dokter yang memilik SIP dan RS yang memiliki alamat serta nomor telpon yang mudah dihubungi atau  ijin tertulis dari orang tua/wali maksimal diserahkan 3 hari setelah izin,  kepada bakordik/tim kepaniteraan rumah sakit,
  • Bila ijin atau sakit <10% ( stase kecil < 4 hari , stase besar < 7 hari) masa kepaniteraan ditambah sesuai jumlah hari diakhir stase ( perpanjangan ) .
  • Bila ijin atau sakit >10 (stase kecil < 4 hari , stase besar  < 7 hari), dokter muda harus mengulang setengah stase  kepaniteraan .
  • Bila dengan alasan ijin atau sakit  dan menghentikan kepaniteraan >50% ( stase kecil > 17 hari , stase besar > 30 hari) maka dokter muda harus mengulang satu stase kepaniteraan.
  1. Bila Dokter muda tidak melaksanakan atau menyelesaikan masa kepaniteraan tanpa alasan atau sengaja tidak melaksanakan kepaniteraan maka dianggap alpa dan dokter muda dikenakan sanksi sesuai ketentuan.
  • Bila alpa selama <10% ( stase kecil < 4 hari , stase besar < 7 hari) dokter  muda harus mengganti 2x jumlah hari yang ditinggalkan .
  • Bila alpa selama > 10% (stase kecil < 4 hari , stase besar < 7 hari) maka lama kepaniteraan ditambah  satu stase.
  • Bila menghentikan kepaniteraan atas kemauan sendiri maka harus mengulang satu stase masa kepaniteraan dan tunda satu rotasi besar berikutnya
  1. Bila Dokter muda tidak mengikuti kegiatan jaga / bangsal / poli / vk / ugd tanpa alasan yang jelas, maka dianggap alpa dan dikenakan sanksi mengulang setengah sampai  satu rotasi stase dan tunda satu rotasi kecil berikutnya
  2. Bila Dokter muda mendapatkan sanksi berupa penambahan masa kepaniteraan sebanyak 50% (setengah stase), maka Dokter muda tersebut tidak boleh mengikuti ujian akhir sebelum menyelesaikan sanksi tersebut.
  3. Bila Dokter muda melakukan kelalaian atau sikap tidak terpuji  terhadap penderita, keluarga penderita, sesama rekan Dokter muda, Perawat, Residen atau Supervisor selama masa kepaniteraan maka Dokter muda tersebut dapat dilaporkan oleh bagian bersangkutan kepada pihak fakultas untuk kemudian diputuskan sanksi akademik kepadanya melalui rapat bersama komite etik fakultas. Dokter muda tersebut tidak berhak mengikuti ujian akhir sebelum menyelesaikan sanksi  yang diberikan dengan membawa surat permintaan ujian dari Dekan cq Wadek I.
  4. Dokter muda yang sengaja membawa log book dan tidak mengumpulkan saat minggu terakhir karena alasan yang tidak jelas dianggap lalai, dan mendapatkan sanksi tunda satu yudisium.
  5. Bila Dokter muda membatalkan ujian atau tidak hadir pada hari ujian tanpa alasan yang jelas maka dinyatakan BELUM MENYELESAIKAN STASE terkait dan tidak diperbolehkan ujian sebelum mengulang kepaniteraan 100% (satu stase). Dokter muda  akan diskorsing dengan tunda satu rotasi  kecil.
  6. Bila Dokter muda menghilangkan log book / Buku Kepaniteraan, diwajibkan segera melaporkan ke Koordinator kepaniteraan serta membuat permohonan secara tertulis kepada dekan  untuk mendapatkan surat keterangan kehilangan. Masa dan nilai – nilai kegiatan  kepaniteraan yang tidak tercatat akibat kelalaian pelapor dianggap belum mengikuti kegiatan dan akan diganti pada masa akhir kepaniteraan dengan mengulang kembali penilaian tersebut.
  7. Bila tidak dapat menyelesaikan tugas karena alasan yang tidak jelas, tidak mengisi log book dengan lengkap sesuai aturan maka nilai yang tertera di log book tidak akan diinput dan doktermuda akan ditunda satu yudisium
  8. Bila Dokter muda melanggar Janji Dokter Muda atau melakukan tindakan fatal misalnya memalsukan nilai dan tanda tangan, melakukan penganiayaan fisik dan mental,  tindakan asusila atau menggunakan/mengedar/menjual NARKOBA maka akan diberikan skorsing selama 6 bulan  atau dikeluarkan sesudah diadakan rapat  bersama antara bagian terkait dengan Pimpinan Fakultas.
  9. Bila dokter muda cuti kepaniteraan 2 semester berturut-turut maka dokter muda harus mengulang kembali seluruh kepaniteraan yang sudah dijalani.
  10. Bila dokter muda tidak mengikuti kegiatan kepaniteraan yang sudah ditetapkan dan menghilang tanpa kabar dan pemberitahuan selama satu semester maka akan diberikan surat peringatan pertama oleh dekan, apabila dokter muda tetap tidak memberikan tanggapan maka dokter muda dianggap DROP OUT dari pendidikan profesi.
  11. Jenis kecurangan atau pelanggaran akademik lain:
  1. Mengerjakan ujian, laporan kasus, atau tugas untuk dokter muda lain.
  2. Bekerjasama dalam mengerjakan soal ujian.
  3. Memfoto copy dokumen rekam medik.
  4. Menjiplak/meniru hasil pekerjaan dokter muda lain.

Setiap pelanggaran terhadap tata tertib ini akan dikenakan sanksi sesuai berat ringannya pelanggaran yang berupa :

  1. Peringatan lisan untuk pelanggaran ringan
  2. Peringatan tertulis dan tindakan pengulangan, tunda rotasi, tunda yudisium, skorsing dan dikeluarkan untuk pelanggaran sedang dan berat

Bila ada yang belum tertuang di dalam peraturan ini  maka sanksi akan dikordinasikan kemudian antara  Bagian, kepaniteraan  dan Pimpinan Fakultas


PENGULANGAN UJIAN

Pengulangan ujian setelah verifikasi :

  1. Dokter muda yang pada saat VERIFIKASI/UJIAN PERTAMA dinyatakan tidak lulus ujian bagian, diberi kesempatan ujian ulang tanpa bimbingan dengan lama 7 (tujuh) hari di rumah sakit yang sama dan waktunya akan diatur oleh Koordinator Tahap Profesi dan berkoordinasi dengan Komkordik RS.
  2. Dokter muda yang pada saat VERIFIKASI/UJIAN KEDUA dinyatakan tidak lulus ujian kembali di bagian yang sama, diberi kesempatan ujian ulang dengan  bimbingan selama 1/2 (setengah stase kepaniteraan) di rumah sakit yang sama dan waktunya akan diatur oleh Koordinator Tahap Profesi dan berkoordinasi dengan Komkordik RS.
  3. Dokter muda yang pada saat VERIFIKASI/UJIAN KETIGA  dinyatakan tetap  tidak lulus ujian di bagian yang sama, harus mengulang penuh 1 (satu) stase kepaniteraan dan di pindahkan ke rumah sakit pendidikan RS Islam Jakarta Cempaka Putih dan waktunya akan diatur oleh Koordinator Tahap Profesi dan berkoordinasi dengan komkordik RS.

PERPANJANGAN STASE

Adalah waktu tambahan pada stase yang telah dilalui namun terdapat tugas yang belum lengkap, dilaksanakan sebelum yudisium dengan ketentuan lama hari perpanjangan adalah sebagai berikut

NO

KEGIATAN

LAMA HARI

1 Refreshing

3

2 Laporan kasus

3

3 Tutorial

5

4 Jurnal reading

3

5 Referat

7

6 Psikomotor

1


ROTASI KEPANITERAAN KLINIK

Setiap mahasiswa yang selanjutnya akan disebut sebagai dokter muda (DM) akan dibagi dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 2-3 dokter muda, masing- masing kelompok akan dikirim ke setiap bagian secara bergiliran di beberapa wahana pendidikan, baik di Rumah Sakit Pendidikan Utama maupun Rumah Sakit Pendidikan satelit/ afiliasi dan puskesmas .

Setiap kelompok kecil kemudian ditempatkan bergantian di bagian dan rumah sakit yang berbeda beda. Perputaran rotasi dibuat sesuai dengan alur siklus yang ditetapkan sesuai kalender jadwal rotasi.

Dokter muda akan di tempatkan secara bergantian di 14 Bagian tempat pelaksanaan pendidikan yang didahului dengan Bagian Kedokteran Komunitas (KKOM) tahap I di puskesmas, kemudian masuk rotasi di berbagai bagian yang ada di rumah sakit baik stase besar atau stase kecil, dan diakhiri dengan masuk di Bagian Kedokteran Komunitas (KKOM) tahap II.

Pelaksanaan pendidikan tahap profesi berlangsung di Bagian :

  1. Kedokteran Komunitas Tahap I
  2. Ilmu Bedah/
  3. Ilmu Kebidanan dan Kandungan
  4. Ilmu Penyakit Dalam
  5. Ilmu Kesehatan Anak
  6. Ilmu Penyakit THT
  7. Imu Penyakit Saraf
  8. Ilmu Penyakit Mata
  9. Ilmu Penyakit Jiwa
  10. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin
  11. Ilmu Anastesi
  12. Ilmu Radiologi
  13. Ilmu Forensik
  14. Ilmu Rehabilitasi Medik ( dalam proses)
  15. Kedokteran Komunitas Tahap II

KEGIATAN DAN TARGET PENCAPAIAN

Kegiatan harian di ruang tindakan / IGD / Kamar bersalin / Kamar operasi.

  • Dokter muda harus mempelajari kasus yang akan dilakukan tindakan medis, dan wajib mempelajari dan memperhatikan tahap tahap tindakan medis tersebut ( diutamakan dengan kompetensi 3A, 3B dan 4A).
  • Dokter muda yang melakukan tindakan tersebut wajib dalam pengawasan dosen pembimbing/ supervisor.
  • Dokter muda wajib mencatat nama pasien, diagnose/ masalah pasien , tindakan yang dilakukan tersebut di dalam log book

Kegiatan harian di bangsal (ruang rawat inap)/ perinatologi

    • Dokter muda wajib melakukan anamnesis , pemeriksaan fisik dan menentukan diagnosis serta rencana pemeriksaan penunjang dan tata laksana di bawah bimbingan pada pasien rawat inap minimal 5 pasien sehari.
    • Dokter muda wajib membuat status bayangan pasien rawat inap tersebut minimal 5 kasus yang berbeda setiap minggu.
    • Dokter muda wajib melihat/ memperhatikan dan atau melakukan tata laksana tindakan medis di bawah bimbingan pada pasien rawat inap di ruangan dan di buat dalam laporan target ketrampilan klinis/ psikomotor minimal 5 tindakan seminggu. ( lihat target ketrampilan klinis )
    • Dokter muda wajib mempelajari jenis / bentuk/ dosis obat obat dan alat kesehatan yang biasa di berikan pada kasus kasus rawat inap.
  • Dokter muda wajib memberikan penyuluhan pada pasien rawat inap minimal 1 kali selama stase di rawat jalan .
  • Semua kegiatan di dokumentasikan dalam log book

Kegiatan jaga sesuai jadwal

    • Dokter muda secara bergiliran mendapat tugas jaga di IGD atau di bangsal, dan wajib membuat laporan jaga sesuai ketentuan .
    • Dokter muda harus aktif melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik dan menentukan diagnosis serta rencana pemeriksaan penunjang dan tata laksana dibawah bimbingan dokter jaga / dokter penanggung jawab selama mengikuti tugas jaga
    • Dokter muda wajib mengikuti laporan jaga yang diadakan di rumah sakit , bila tidak ada laporan jaga maka dokter muda yang tugas jaga wajib melaporkan kegiatannya pada dosen klinis/ pembimbing .
    • Apabila diketahui mangkir dari tugas jaga dan kewajibannya maka dokter muda wajib mengganti tugas jaga dan kewajiban jaga tersebut di hari lainnya baik pada masa stase atau saat perpanjangan/ pengulangan .
  • Semua kegiatan di dokumentasikan dalam log book

Target Keterampilan Klinik Khusus

Yaitu kumpulan target pencapaian pelaksanaan ketrampilan klinik diagnostik maupun terapeutik dengan Kompetensi 4A yang wajib dilakukan oleh dokter muda di bawah bimbingan / supervisi yang dirangkum dalam satu buku khusus. Buku ini harus di bawa terus oleh dokter muda dan berlaku di seluruh bagian, buku ini akan dikumpulkan saat evaluasi pendidikan tahap profesi pertahun

Kegiatan apel pagi dan laporan jaga

Dokter muda wajib mengikuti kegiatan apel pagi di beberapa rumah sakit pendidikan afiliasi/ satelit/ puskesmas, apabila mangkir dari apel pagi tanpa alasan yang jelas maka dokter muda akan dikenakan sanksi sesuai yang ditetapkan Sanksi no 6

TARGET PECAPAIAN KEGIATAN ILMIAH

Kegiatan

Tugas

Jumlah Tugas

Stase Kecil Stase Besar
Refreshing individu 1x 1x
Tutorial Kelompok 1x 2x
Journal reading individu 1x 2x
Laporan kasus individu 1x 2x
Referat individu 1x 1x
Psikomotor individu 6x 10x
Diagnosis Komunitas kelompok 1x
Penyuluhan (puskesmas) individu 1x 1x

Minggu Pertengahan dan Terakhir

Dokter muda diwajibkan mengumpulkan log book dan lembaran rekapitulasi kegiatan koas pada pertengahan stase agar dapat dievaluasi bagaimana pencapaian targetnya, dan pada minggu terakhir log book harus diserahkan ke bakordik sebagai syarat mengikuti ujian , dengan minimal 80% tugas sudah dilaksanakan .

Pertengahan Pendidikan Tahap Profesi Dokter

Yaitu waktu setelah Dokter muda menjalani satu tahun ( dua semester ) di beberapa rotasi kepaniteraan klinik , dokter muda akan dikumpulkan kembali di kampus Cirendeu untuk mendapatkan kembali pengarahan dan pembekalan secara umum serta menjalani ujian komprehensif tahap pertama , tehnik dan tata cara akan ditentukan kemudian .

Verifikasi Nilai

    • Verifikasi adalah proses pengumpulan dan pengesahan nilai secara tertulis melalui rapat di bagian/smf masing-masing dan disahkan oleh ka smf dan Bakordik masing-masing rumah sakit kemudian diajukan dalam rapat yang dihadiri oleh institusi pendidikan, Bagian dan Bakordik masing masing rumah sakit .
    • Dilakukan pada semua dokter muda yang telah menyelesaikan sebagian/ seluruh bagian pendidikan tahap profesi dokter, dan sudah menyelesaikan semua tugas yang ditargetkan, dan sudah menjalani sanksi yang diberikan ( bila mendapatkan sanksi ).
    • Verifikasi dilaksanakan setiap 3 bulan sekali yaitu Maret, Mei , Juli, dan Agustus
  • Dokter muda yang telah dinyatakan selesai diseluruh stase di pendidikan tahap profesi yaitu selesai 14 bagian akan didaftarkan untuk mengikuti Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) melalui seleksi.

Try Out

Adalah kegiatan seleksi dokter muda melalui ujian CBT yang dilaksanakan sebanyak 3-4 kali, apabila nilai yang diperoleh rata-rata 60 maka dokter muda berhak diikut sertakan pada UKMPPD.

Bimbingan UKMPPD

Adalah bimbingan wajib dan terstruktur pembahasan soal-soal CBT dan pelatihan ketrampilan klinis dalam bentuk kelompok – kelompok kecil yang didampingi oleh seorang tutor dan dosen klinis yang ditunjuk dari Institusi Pendidikan. Semua dokter muda yang telah selesai verifikasi dan belum lulus UKMPPD wajib mengikuti bimbingan ini. Syarat, ketentuan serta tata tertib akan dibahas lebih lanjut.

Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Pendidikan Dokter (UKMPPD)

    • Ujian kompetensi bagi dokter muda yang sudah menyelesaikan seluruh bagian di pendidikan tahap profesi dokter , terdiri dari ujian Computer Based Test (CBT) dan Objective Structure Clinical Examination (OSCE). Dilaksanakan pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November
    • Dokter muda dinyatakan bisa mengikuti UKMPPD apabila telah lulus ujian komprehensif yang dilaksanakan di pendidikan tahap profesi, sesuai ketentuan yang berlaku ( dalam proses)
    • Telah lulus ujian Try Out (TO) yang diselenggarakan institusi dengan nilai > 60 , dan Dokter muda akan diberikan pengayaan , bimbingan baik untuk ujian CBT dan atau ujian OSCE .
  • Dokter muda yang telah lulus ujian UKMPPD ini akan mendapatkan “Sertifikat Kompetensi dari Direktorat Perguruan Tinggi”

Yudisium

Yudisium adalah suatu sidang yang dihadiri oleh dekan, wakil dekan, ketua program studi dan memberikan keputusan bahwa dokter muda dinyatakan sah untuk dilantik dan mendapatkan gelar dokter. Dokter muda akan mendapatkan surat keterangan lulus sementara . Syarat dokter muda dapat ikut yudisium adalah :

  • Telah menyelesaikan seluruh pendidikan di tahap profesi
  • Telah lulus ujian UKDI dan OSCE,
  • Telah menyelesaikan persyaratan akademik dan administrasi yang diwajibkan
  • Telah terdaftar di Pangkalan Data DIKTI (forlap dikti)

Angkat Sumpah

Pengambilan sumpah profesi yang dibacakan oleh seseorang yang akan menjalani profesi dokter dan didampingi oleh rohaniawan dan dihadiri oleh saksi-saksi.

Persyaratan untuk mengikuti angkat sumpah dokter adalah  telah menyelesaikan pendidikan tahap profesi dokter, lulus ujian UMPPD (CBT dan OSCE ) dan telah dilakukan yudisium profesi. Dokter muda yang telah mengikuti angkat sumpah akan mendapatkan Lafal Sumpah Dokter, Ijazah Dokter dan Transkrip Nilai “

Intrenship

Pelaksanaan akhir dari pendidikan tahap profesi dokter agar mencapai target kompetensi dokter 4B , sesuai SKDI 2012, dan dilaksanakan oleh Kementrian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi