Evaluasi

Selama kepaniteraan klinik dilakukan penilaian dan evaluasi yang terpusat pada pengisian buku log atas kompetensi klinik yang telah dicapai. Penilaian dilakukan secara berkala meliputi kegiatan harian dan mingguan yang terdiri dari kegiatan ilmiah dan psikomotor di tambah penilaian akhir pada minggu terakhir .

  1. Evaluasi berkala

Penilaian berkala yang dilakukan oleh pembimbing klinik dengan menggunakan metode mini CEX, oral assesment, penilaian laporan, dll. Evaluasi berkala mempunyai komponen penilaian meliputi:

    1. Kognitif ( bobot 70%) meliputi :
  • Ujian akhir
  • Kegiatan ilmiah berkala
    1. Psikomotor (bobot 20%) meliputi :
  • Ketrampilan dalam penanganan pasien
  • Ketrampilan dalam melakukan tindakan
    1. Afektif ( bobot 10%) terdapat pada       kegiatan tutorial dan ujian akhir yaitu :
  • Partisipasi aktif dan tanggung jawab dalam
  • Keterbukaan dalam diskusi
  • Etika berkomunikasi
  • Etika berpenampilan / bersikap
    1. Attitude yang merupakan penilaian tersendiri dan merupakan syarat untuk dapat mengikuti ujian akhir, penilaian meliputi :
  • Disipilin
  • Inisiatif
  • Kejujuran
  • Tanggung Jawab
  • Kerjasama

 

  1. Evaluasi akhir

 

Evaluasi akhir dilakukan pada minggu terakhir bagian di kepaniteraan. Setiap Dokter muda dapat mengikuti evaluasi akhir apabila memenuhi persyaratan Akademik dan Non-akademik. Persyaratan adalah sebagai berikut :

  1. Telah melaksanakan 80-100 % kegiatan ilmiah kepaniteraan klinik yang ditandai dengan bukti tanda tangan atau paraf pembimbing klinik
  2. Telah mengumpulkan log book yang terisi lengkap dan kartu kontrol
  3. Tidak dikenakan sanksi mengulang 50% stase dari bagian terkait
  4. Tidak melanggar tata tertib yang berlaku di program profesi maupun di rumah sakit/puskesmas
  5. Bila tidak dapat menyelesaikan tugas maka akan dilakukan perpanjangan dan penundaan verifikasi dan yudisium
  6. Sanksi atas pelanggaran etik dan disiplin dilaksanakan sebelum yudisium
  7. Nilai kondite/attitude yang diberikan tiap akhir minggu stase.
  8. Kondite/attitude dinilai oleh dokter penanggung jawab tempat tugas berdasarkan sikap dokter muda stase tempat tersebut dan meliputi 5 Aspek.
  9. Disiplin (Absensi)
  10. Inisiatif
  11. Kejujuran
  12. Tanggung Jawab
  13. Kerjasama

Contoh Form Penilai Kondite Selama Stase Di Departemen

NIM :
Nama Dokter Muda :
Rumah Sakit / Stase :
No Kriteria Skor Total Skor
0 1 2
1. Disiplin (Absensi)       2
2. Inisiatif       2
3. Kejujuran       2
4. Tanggung Jawab       2
5. Kerjasama       2
  Total Skor       10
  Interpretasi BAIK TIDAK BAIK
  Kesimpulan UJIAN TIDAK UJIAN

Keterangan : Coret yang tidak perlu.

Perumusan :

Penilaian     : Total Skor X 10 = ………………

1

Interpretasi : Tidak memuaskan     < 80

Memuaskan               > 80

 

Keterangan Skor :

  1. Disiplin

0 = Bila absen / menghilang tanpa keterangan saat kegiatan harian / jaga ,

1 = Bila absen dengan keterangan < 4 hari/ stase kecil dan < 7 hari/stase besar

2 = Tidak pernah absen

  1. Inisiatif

0 = Tidak ada inisiatif dan kreatif dalam kegiatan harian di poli/bangsal dll, dalam diskusi, maupun dalam penulisan laporan

1 = Tidak ada inisiatif dan kreatif dalam kegiatan harian di poli/bangsal dll, namun dalam berinisiatif dalam diskusi, maupun dalam penulisan laporan

2 = Berinisiatif dan kreatif dalam segala kegiatan.

 

  1. Kejujuran

0 : Tidak jujur / berbohong dalam kehadiran , pembuatan laporan dan bukti kegiatan

2 = Jujur dalam segala hal

  1. Tanggung Jawab

0 = Tidak tanggung jawab dalam kegiatan haria di poli/bangsal dll, dalam diskusi dan pembuatan laporan

1= Tidak tanggung jawab dalam kegiatan harian di poli / bangsal dll, namun bertanggung jawab dalam kegiatan lainnya

2=  Bertanggung jawab dalam semua hal

  1. Kerjasama

0 = Tidak dapat bekerjasama dengan teman dan pembimbing

1 = Bisa bekerjasama hanya dengan teman

2 = Bekerjasama dengan baik dengan teman dan pembimbing

 

  1. Ujian akhir dilakukan oleh pembimbing klinik yang memiliki kualifikasi penguji dengan didampingi oleh penguji pendamping dengan metode DOPS (direct observasi)
  2. Penguji utama diberikan hak untuk memberikan nilai sedangkan untuk penguji pendamping memberikan masukan kepada penguji utama tingkat kompetensi doker umum pada bagian tersebut.